Tuesday, June 18, 2013

Alat Peraga Matematika Klinometer

Klinometer merupakan suatu alat bantu pembelajaran yang dapat dipergunakan dalam pemecahan konsep perbandingan. Untuk menggunakan alat peraga klinometer diperlukan pemahaman konsep tentang penerapan skala dalam menentukan panjang atau tinggi suatu objek yang akan diukur. Objek atau benda yang diukur dapat berupa benda-benada yang mempunyai ketinggian, misalnya tiang bendera, pohon kelapa, pohon cemara, ketinggian suatu gedung dan lain sebagainya.Pengukuran seperti ini dinamakan pengukuran secara tidak langsung sebab panjang sebenarnya dari objek yang akan diukur diketahui setelah dilakukan perhitungan berdasarkan pengamatan-pengamatan yang diperoleh dengan menggunakan klinometer. Klinometer dibuat dari alat-alat sederhana dengan busur yang diberi pipa serta bandul, adapaun bentuk dari klinometer sebagai berikut.
http://mademathika.blogspot.com/

Kemampuan prasyarat dalam menggunakan klinometer adalah skala, misalnya kita akan mengukur tinggi suatu tiang bendera, adapun langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam menggunakan klinometer adalah:

1.      Siapkan meteran gulung dengan ukuran panjang 30 m, klinometer dan meja yang akan digunakan sebagai tumpuan bidikan. Letakkan klinometer di atas meja kemudian bidikkan kita tepat di ujung tiang bendera.
http://mademathika.blogspot.com/
2.      Carilah proyeksi titik pangkal selongsong ke tanah, kemudian ukurlah jarak titik proyeksi ke kaki tiyang bendera. Caranya: jauthkan sepotong kapur dari titik pangkal bidikan, tandailah dengan tanda silang titik jatuh kapur tersebut. Kemudian lakukan pengukuran dari titik jatuh kapur tersebut ke kaki tiyang bendera.
3.      Agar akhir perhitungannya mudah, karena jarak titik proyeksi ujung selongsong ke tanah menuju kaki tiang bendera 12,4 m, agar skalnya menjadi 1 cm berbanding 1 m, ukurlah jarak sepanjang 12,4 cm dari titik pangkal selongsong. Setelah itu tariklah garis tegak lurus dari titik sehingga memotong poros selongsong.
http://mademathika.blogspot.com/
4.      Ukurlah panjang dari ruas garis yang tegak lurus tersebut. Misal hasil pengukurannya adalah 9,2 cm.
http://mademathika.blogspot.com/
5.      Ukurlah jarak titik selongsong ke tanah, misalnya diperoleh 1,1m.
http://mademathika.blogspot.com/
6.      Karena jarak mendatar sejauh 12,4 m diwakili oleh jarak mendatar (kaki segitiga kecil) sejauh 12,4 cm itu berarti panjang sisi yang bersesuaian pada segitiga kecil berbanding panjang pada sisi segitiga besar = 12,4 cm : 12, 4 m = 1 cm : 1 m. Akibatnya jarak vertikal sejauh 9,2 cm pada segitiga kecil mewakili jarak 9,2 m jarak vertikal pada segitiga besar.
http://mademathika.blogspot.com/
7.      Karena titik tinggi pangkal bidikan 1,1 m, maka ukuran selengkapnya untuk tinggi bendera adalah seperti pada gambar berikut.
8.      Dengan demikian maka tinggi bendera 9,2 m + 1,1 m = 10, 3 m. Skala yang dimaksud pada pengukuran tinggi tiyang bendera tersebut adalah:
12,4 cm : 12, 4 m = 1 cm : 1 m
                              = 1 cm : 100 cm
                              = 1 : 100

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih atas komentar yang telah anda berikan

Artikel Terbaru

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...